Berita  

Enam Program Prioritas Nasional PABPDSI

Budidaya Ikan Tematik Menjadi Unggulan Ketahanan Pangan Selaras Asta Cita Presiden RI

Ilustrasi Budidaya Ikan di Papua

Menyelaraskan Pernyataan Yg Di Sampaikan Ketua Umum DPP PABPDSI, Terkait Enam Program Perioritas Nasional PABPDSI, Menurut Marshalino M.R. Hababuk, SH., M.Hum. — Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah PABPDSI Provinsi Papua:

“Di tanah Papua, keenam program prioritas ini bukan sekadar daftar kegiatan — ini adalah jalan yang harus kita tempuh untuk membebaskan kampung kita dari keterbelakangan dan ketergantungan.”

“Budidaya Ikan Tematik akan kita bangun di setiap kampung yang memiliki air dan potensi, agar anak-anak Papua mendapatkan gizi yang cukup, dan masyarakat memiliki usaha yang mandiri. Bersama Koperasi Merah Putih, hasil ikan budidaya kita akan menjadi sumber protein untuk Program Makan Bergizi Gratis di kampung-kampung kita sendiri — sehingga tidak perlu lagi mengandalkan pasokan dari luar.”

“Kita wujudkan Asta Cita Presiden RI: membangun dari desa, dari bawah, untuk Papua yang Sehat, Cerdas, dan Bermartabat. PABPDSI Papua berkomitmen penuh — setiap program harus transparan, akuntabel, dan benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat adat di seluruh kampung Papua.” Ujarnya

Hasil Orientasi Nasional ini, merupakan Hasil Analisis dan langkah nyata Implementasi pencapaian tujuan program Asta Cita Presiden RI. untuk Itu Selanjutnya PABPDSI Papua, bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Desa PDTT, serta Pemerintah Daerah akan menyinergikan dan menyelaraskan pelaksanaan keenam program prioritas ini melalui: -Pemetaan potensi desa untuk lokasi Budidaya Ikan Tematik di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua di targetkan ada 10 Titik Pembudidayaan dengan Kisaran Nilai 1.2 Milyar Rupiah. Pemetaan titik ini tersebar di 8 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Papua.

Pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih sebagai pengelola utama unit usaha desa. -Pendampingan teknis dan pelatihan bagi pengurus koperasi dan kelompok pembudidaya ikan. – Pengawasan partisipatif oleh BPD/PABPDSI agar seluruh program berjalan transparan dan tepat sasaran. -Integrasi dengan Program MBG — hasil produksi ikan tematik menjadi bahan baku utama penyediaan pangan bergizi di tingkat desa,” Wanyambe”.( Andi Askari Mallawa / Luis. Vicky. Ririhena).

Baca juga :  TPNPB KODAP III Ndugama Derakma Keluarkan Ultimatum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *