Berita  

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Berlandaskan Hukum, Pendanaan, dan Sarana Prasarana.

Wujud Nyata Asta Cita Presiden RI Poin ke empat

Gambar Ilustrasi MBG di Papua

Alur & Mekanisme Pelaksanaan

Program MBG dilaksanakan melalui alur kerja yang sistematis dan terkoordinasi antara pusat dan daerah: Semisalnya Didalam Penetapan Kuota Penerima Manfaat — BGN menetapkan jumlah kuota penerima manfaat per wilayah berdasarkan data kependudukan dan kebutuhan gizi daerah. Pembangunan & Persiapan SPPG — Pembangunan fisik dapur, pengadaan peralatan, serta verifikasi kelayakan dapur sebelum mulai beroperasi.Penyaluran Dana — Dana disalurkan melalui rekening virtual khusus masing-masing SPPG, yang dapat dicairkan oleh pengelola mitra dan kepala dapur sesuai kebutuhan operasional.

Pengadaan Bahan Pangan — Prioritas diberikan kepada produk lokal, UMKM, serta hasil bumi masyarakat setempat untuk turut meningkatkan perekonomian warga. Penyiapan & Pemasakan — Makanan disiapkan dan dimasak sesuai standar menu dan gizi yang telah ditetapkan BGN dengan memperhatikan kebiasaan pangan dan kearifan lokal. Pendistribusian & Penyerahan — Makanan bergizi didistribusikan ke sekolah, pusat kegiatan masyarakat, dan lokasi penerima manfaat, meliputi anak usia dini hingga SMA/SMK, ibu hamil dan menyusui, balita, serta lansia terlantar.

Pelaporan Harian — Setiap hari dilaporkan jumlah porsi yang disiapkan dan diserahkan kepada penerima manfaat melalui sistem digital yang terintegrasi.Serta alur Pertanggungjawaban & Pencairan Berikutnya — Laporan menjadi dasar pencairan dana periode berikutnya secara berkelanjutan. Selain Trus Pengawasan & Evaluasi — Dilakukan secara berkala oleh BGN, aparat pengawasan, serta pengawasan partisipatif dari masyarakat.

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat, Dr. Ferry Radiansyah, S.T., M.M.mengatakan bahwa :”Program Makan Bergizi Gratis adalah investasi strategis dan bersejarah bagi masa depan bangsa Indonesia. Ini bukan sekadar pemberian makanan, melainkan langkah konkret untuk membangun SDM yang unggul, sehat, dan cerdas — selaras dengan Asta Cita Presiden RI. Sebagai organisasi yang berada di garda terdepan pembangunan desa dan kelurahan, PABPDSI berkomitmen penuh untuk mengawal dan menyukseskan pelaksanaan MBG di seluruh pelosok negeri.”Kami mendorong seluruh pengurus dan anggota di tingkat desa untuk berperan aktif dalam pengawasan, transparansi, dan memastikan program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kesejahteraan rakyat harus dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk gizi yang baik bagi anak-anak kita, ibu hamil, hingga lansia.” Ungkapnya.

Baca juga :  <b>Ketua Sayap Perempuan Papua, Tim Kerja Garuda Nusantara Provinsi Papua Dolly Rakadewa Angkat Bicara</b>

Hal yang Serupa Juga disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah PABPDSI Papua, Marshallino M.R. Hababuk, SH., M.Hum.Bahwa : “Di tanah Papua, Program Makan Bergizi Gratis adalah harapan baru bagi generasi penerus bangsa. Gizi yang baik adalah pondasi utama bagi anak-anak Papua untuk tumbuh kuat, berilmu, dan mampu memimpin masa depan daerahnya sendiri. Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya langkah strategis Pemerintah Pusat melalui Program MBG. Di Provinsi Papua, kami akan bergerak dari desa dan kampung — memastikan setiap SPPG yang dibangun beroperasi dengan jujur, transparan, dan menyajikan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga menyesuaikan dengan kearifan lokal dan hasil bumi tanah Papua. Mari kita jaga program ini bersama, agar tidak ada satu pun anak Papua yang tertinggal dalam pemenuhan gizi. Inilah wujud nyata Asta Cita — membangun dari bawah, untuk Papua yang sehat, cerdas, dan bermartabat.” Jelasnya.

Peran Pemerintah Daerah Dan Masyarakat

Selain itu Juga, Pemerintah Daerah berperan penting dalam mendukung keberhasilan Program MBG, antara lain menyediakan lahan, fasilitas air dan listrik, serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sementara itu, mitra yayasan dan masyarakat setempat berperan sebagai pelaksana operasional di lapangan, mulai dari pengelolaan dapur hingga pendistribusian makanan.Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi besar bagi masa depan bangsa.

Dengan gizi yang baik, lahirlah generasi yang cerdas, sehat, dan kuat untuk membangun negeri. Selaras dengan Asta Cita Presiden RI, kita bangun Indonesia dari bawah, mulai dari pemenuhan gizi anak-anak kita hingga ke pelosok desa dan kampung.”Wanyambe”. ( Andi Askari Mallawa /Luis Vicky Ririhena).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *