Berita  

Dorong Asta Cita PABPDSI laraskan kesepahaman bersama pihak terkait.

Ciptakan Desa - Kampung yang bersih dari Korupsi dan Narkoba.

Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PABPDSI masa bakti 2026–2032 serta pengesahan enam Satuan Tugas Nasional ini menjadi momen penting

PAPUA1.COM, JAYAPURA — Dalam menindak lanjuti Agenda Rapat Kerja Nasional dan Orientasi Nasional Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Yang resmi digelar di Purwakarta, Jawa Barat, 11–13 Juli 2026 beberapa waktu Lalu, yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PABPDSI masa bakti 2026–2032 serta pengesahan enam Satuan Tugas Nasional ini menjadi momen penting untuk menyatukan visi seluruh jajaran organisasi dalam menyelaraskan program kerja dengan Asta Cita Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto. Hadir dalam Kegiatan tersebut 29 Perwakilan dari Jumlah 32 Provinsi yg ada, 3 Provinsi diantaranya belum sempat mengirim Keterwakilan nya.

Melihat Kesepahaman Bersama, dalam menetapkan Indikator Rencana Pencapaian target yang akan Dituju, tentu dibutuhkan Penyelarasan dan sinergitas oleh semua pihak terkait, baik itu pihak Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten, dan Kota, BPD, Satgas, KPK, Stakholder, Ondoafi, serta masyarakat di 70.000 Desa dan Kampung yang tersebar di Indonesia.

Terkait Kegiatan Orientasi, Rapat Kerja dan Pelantikan Pengurus PABPDSI se-Indonesia tersebut ini, Dewan Penasehat DPP PABPDSI, Jenderal (Purn) TNI.Prof. Dr. Dudung Abdurachman, Dalam Arahannya, menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari desa, selaras dengan visi Asta Cita Presiden.

“Desa adalah fondasi bangunan negara. Jika desa kuat, transparan, dan mandiri, maka bangunan negara pun kokoh. Inilah makna sebenarnya dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto — membangun dari bawah, dari desa, untuk pemerataan dan keadilan sosial. PABPDSI harus menjadi garda terdepan mewujudkan hal itu.”Lebih lanjut ia mengingatkan agar organisasi tidak sekadar menjadi simbol, melainkan bergerak nyata.

“Kita tidak boleh hanya menjadi organisasi seremonial. Kita harus menjadi kekuatan nyata yang memastikan setiap program Asta Cita — mulai dari ketahanan pangan, Koperasi Merah Putih, hingga pemberantasan korupsi — benar-benar sampai ke warga desa, tidak hanya berhenti di atas kertas.”ungkapnya.

Baca juga :  Seorang Warga Tertembak di Kompleks Pertamina Lama Tolikara

Dalam Kesempatan Yang Sama Ketua Umum DPP PABPDSI, Dr. Fery Radiansyah, ST, MM, Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa keberadaan PABPDSI adalah mitra strategis pemerintah dalam mengawal delapan agenda prioritas nasional tersebut.

“PABPDSI hadir bukan sekadar sebagai organisasi profesi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mengawal Asta Cita Presiden RI. Melalui delapan Satgas Nasional yang telah kita bentuk, kita gerakkan seluruh jaringan BPD dari Sabang sampai Merauke — hingga ke pelosok Papua — agar program Presiden tidak hanya berhenti di atas kertas, tapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa.”

Ia juga menekankan peran strategis BPD di garda terdepan pembangunan. “BPD memiliki posisi yang sangat strategis — berada di titik terdekat dengan rakyat. Maka, penyelarasan program kami dengan Asta Cita adalah keniscayaan. Poin ke-6 Asta Cita — membangun dari desa dan dari bawah — adalah jiwa dari keberadaan kita. Saat desa maju, Indonesia maju.” Terangnya.

Dalam Kesempatan nya, perwakilan wilayah timur Rovinsi Papua, yg Juga Wakil Ketua Umum DPP PABPDSI sekaligus Ketua Umum PABPDSI Provinsi Papua, Marshalino M.R. Hababuk, SH., M.Hum, saat dikonfirmasih Media PABPDSI melalui Telepon Selulernya menjelaskan, Bahwa komitmen penuh jajaran BPD di Tanah Papua.

“Badan Permusyawaratan Desa atau BPD adalah garda terdepan ketahanan nasional dan kunci sukses Asta Cita Presiden RI Poin ke-6. Pembangunan bersih, jujur, dan berintegritas harus dimulai dari desa dan kampung. Di Papua, ini berarti kita membangun pemerataan ekonomi, memberantas kemiskinan, dan memastikan kedaulatan pangan — selaras sepenuhnya dengan visi Bapak Presiden Prabowo Subianto.”

“Ini bukti komitmen kami mewujudkan Asta Cita Presiden RI. Poin 6: pembangunan yang bersih, jujur, dan berintegritas — dimulai dari desa dan kampung demi Papua yang makmur, sejahtera, dan berdaulat. Kami di Papua siap berbarengan seluruh Indonesia mengawal program ini dari akar rumput.” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *