PAPUA1.COM – TOLIKARA – Seorang laki-laki bernama Aryo Saputra (25) mengalami luka tembak di bagian kaki kiri akibat penembakan yang terjadi di Kompleks Pertamina Lama, Distrik Wenam, Kabupaten Tolikara, Provinsi Pegunungan, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 19.25 WIT. Korban diketahui berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, insiden tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai anggota gerilyawan Tentara Nasional Papua Barat (TNPB) Wilayah Papua Pegunungan. Proyektil dari senjata jenis laras pendek mengenai betis kaki kiri korban.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi oleh warga dan aparat ke Pos Komando (Posko) Satgas Pamtas RI-PNG untuk mendapatkan pertolongan pertama. Dari posko tersebut, korban kemudian dirujuk ke wilayah Yonif 511/DY guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Merespons kejadian ini, aparat keamanan langsung melakukan langkah cepat. Sebanyak 10 personel TNI dari Kodim 1716 Tolikara bersama 10 personel Satgas Raja Wali dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku. Pengejaran dilakukan sebagai bagian dari tindakan hukum di wilayah teritorial.
Turut serta dalam operasi pengejaran tersebut Lettu Infantri Iman Eko Santoso selaku Pasi Intel Kodim 1716 Tolikara. Hingga berita ini ditulis, aparat masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan jalur yang diduga digunakan kelompok tersebut untuk melarikan diri.
Kapendam dan pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait identitas pasti para pelaku dan motif penembakan. Upaya konfirmasi juga masih dilakukan kepada berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan masyarakat dan pemerintah daerah, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan berimbang.
Peristiwa penembakan ini menambah daftar panjang gangguan keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Aparat mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya, dan segera melapor kepada pihak berwenang jika melihat aktivitas mencurigakan.
Sementara itu, kondisi korban Aryo Saputra dilaporkan dalam penanganan medis. Pihak keluarga telah dihubungi dan mendapat pendampingan dari aparat setempat.
Masyarakat di Distrik Wenam dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan dan mendukung upaya aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Aparat keamanan menyatakan akan terus melakukan patroli dan pengamanan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.( Andi A.Mallawa /Luis Vicky Ririhena ).
















