Serah Terima Tugas Penghentar Jemaat GPI Papua Elim Abepura

Dari Pendeta M.M.C Sahulata.STh Kepada Pendeta. Constantina. L. Unmaihopa.STh

Serah Terima Tugas
Serah Terima Tugas Penghentar Jemaat GPI Papua Elim Abepura Dari Pendeta M.M.C Sahulata.STh Kepada Pendeta. Constantina L Unmaihopa.STh. yang dilaksanakan pada Ibadah Minggu Pagi, tanggal, 1 Juni 2025, Jam: 09:00 WIT, Bertempat di Gedung Gereja Elim Abepura, Kota Jayapura Setelah melaksanakan tugas selama, 2 Tahun,14 hari, yang dimulai Sejak, 14 Mei 2023 sampai dengan 1 Juni 2025.

Papua1.com – Jayapura – Ibadah Minggu Pagi, tanggal, 1 Juni 2025, Jam; 09:00 WIT, Bertempat di Gedung Gereja Elim Abepura, Kota Jayapura telah dilangsungkan serah terima tugas Penghentar Jemaat di GPI Papua Elim Abepura dari Pendeta, M.M.C Sahulata, STh. Kepada Pendeta Constantina. L. Unmeihopa,STh; Setelah melaksanakan tugas selama, 2 Tahun,14 hari, yang dimulai Sejak, 14 Mei 2023 sampai dengan 1 Juni 2025″.

Adapun Acara serah terima tugas yang dilaksanakan dalam ibadah minggu pagi itu, telah disaksikan oleh seluruh anggota jemaat yang hadir dan juga Ketua Majelis Pekerja Klasis GPI Papua Jayapura Pdt. Jeffri Irianto Hindom, M.Th, Kepala Kantor Perwakilan Sinode GPI Wilayah Papua, DR.Onesimus Sahuleka, SH.M.Hum

Baca juga : Peneguhkan 41 Sidi Baru GKI Ebenhaezer

Diawali dengan ibadah minggu yang di pimpin oleh Pdt M.M.C Sahulata.STh selaku Penghentar Jemaat dengan mengutip pambacaan Alkitab, Galatia, 3 : 15 – 29, dengan Periok Hukum Taurat atau Janji yang dibacakan langsung oleh Pnt. Agus Hattu, kemudian dilanjutkan dengan Khotbah.

Lanjut ke acara serah terima tugas sebelum dilaksanakan doa syafaat; selesi itu acara ibadah minggu dilanjutkan oleh penghentar Jemaat yang baru, Pendeta Constantina. L. Unmaihopa.STh yang melanjutkan Sesi Doa Syafaat sampai dengan selesai Ibadah.

SK dan Naskah serah terima

Acara berlanjut dengan pembacaan Surat Keputusan Badan Pekerja Sinode GPI Papua oleh sekretaris Jemaat GPI Papua Elim Abepura oleh Pnt. A Lawalata; dan dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Serah Terima yang disaksikan langsung oleh Ketua Majelis Pekerja Klasis GPI Papua Jayapura dan seluruh anggota jemaat.

Penanda tanganan Berita acara
Penanda tanganan Berita acara Serah Terima Tugas Penghentar Jemaat GPI Papua Elim Abepura Dari Pendeta M.M.C Sahulata.STh Kepada Pendeta. Constantina L Unmaihopa.STh. yang dilaksanakan pada Ibadah

Puncak Acara

Puncak Acara penanda tanganan oleh penghentar Jemaat lama, Pdt. M.M.C.Sahulata,STh. dan Penghentar Jemaat yang baru Pdt. Constantina. L . Unmeihopa.S.Th, Ketua Majelis Pekerja Klasis GPI Papua Kota Jayapura, dan didampingi saksi. Lagu Pujian Yesus Manise Pujian Perpisahan yang dinyanyikan Paduan Suara Pelayan Jemaat GPI Papua Elim Abepura, yang didalamnya ada ungkapan isi hati perpisaha

Baca juga :  Makna Kematian Yesus Kristus di Kayu Salib

Selanjutnya ibadah minggu dilanjutkan oleh penghentar jemaat yang baru Pdt Constantina L Unmaihopa, STh. diisi secara berturut-turut puji – pujian dari wadah-wadah Katagorial, antara lain; Paduan suara PAR Elim dan Ukulele, PS Sektor Filadelfia, PS Perwata GPI Elim, PS Pemuda GPI Elim, dan dilanjutkan dengan Doa Syafaat.

Pendeta M.M.C. Sahulata, S.Th bersama Suami
Pendeta M.M.C. Sahulata, S.Th bersama Suami Bpk Pnt.Ramos Afdan, yang telah melaksanakan tugas selama, 2 Tahun,14 hari, yang dimulai Sejak, 14 Mei 2023 sampai dengan 1 Juni 2025.

Kemudian Kesempatan puji-pujian diberikan kepada PS Pelayan Jemaat GPI Elim Abepura dengan lagu perpisahan “Ÿesus Manisee” dalam bait lagu yang dinyayikan itu terselip ungkapan isi hati perpisahan mewakili para Pelayan dan Hamba Tuhan di Jemaat GPI Elim Abepura kepada Pendeta M.M.C Sahulata.S.Th.

“Teruntuk Ibu Pendeta Anya Sahulata, dengan kasih dan doa Ibu Pendeta , telah membimbing kami para hamba Tuhan dengan penuh Kasih dan Bijaksana, kata-katamu yang begitu lembut membangkitkan semangat menjadi cahaya dalam pelayanan, walau kita berpisah jarak, tapi kenangan tentang-Mu tetap ada di hati yang selalu merindukan Ipen Anya”.

Baca juga : Makna Kematian Yesus Kristus di Kayu Salib

“Kita telah melewati berbagai Cerita tentang tawa dan air mata saat-saat indah yang tak terlupakan akan selalu kami ingat, meski jauh disana ipen Anya tetap dekat di hati yang selalu merindukanmu, doa kami semoga jalan-Mu selalu terang dan kebahagiaan selalu menyertai-Mu, Tuhan Memberkat”.

Kemudian dilanjukan dengan pengutusan dan berkat sebagai akhir dari puncak ibadah Minggu, dilanjutkan dengan acara seremonial Lepas sambut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *