Ibadah Perlansia GPI Papua Elim Abepura

Sosialisasi Pola Hidup Sehat & Gizi Bagi Lansia, Dari Petugas Puskesmas Twano, Entrop, Distrik Jayapura Selatan

Ibadah Perlansia GPI Papua Elim Abepura yang diikuti oleh para lansia, sekalian diadakan Sosialisasi Pola Hidup Sehat & Gizi Bagi Lansia, Dari Petugas Puskesmas Twano, Entrop, Distrik Jayapura Selatan

Papua1.com, Jayapura – Ibadah Perlansia Jemaat GPI Papua Elim Abepura, Kamis, 21/8/2025, mengambil tempat di Ruangan Belakang Gereja Elim Abepura, dimulai tepat pukul: 17:00 wit”. /

Bertindak sebagai tuan rumah adalah sahabat perlansia dari Sektor Galilea dengan jumlah kehadiran umat dalam mengikuti ibadah ini sebanyak 45 Orang.

Turut hadir dalam ibadah ini Petugas Puskesmas Twano, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, yang kehadiranya untuk memberikan sosialisasi Kesehatan Lansia dengan materi tentang : Pola Hidup Sehat dan Gizi, sesuai Program Kerja Persekutuan Lansia GPI Elim Abepura.

Baca juga : Serah Terima Tugas Penghentar Jemaat GPI Papua Elim Abepura

Mengawali sesi ini dibuka dengan Ibadah singkat yang dipandu langsung oleh Ibu Pnt. Kun Hehanussa, Acara berlanjut dengan sesi sosialisasi Kesehatan bagi para lansia pengganti materi renungan.

Pemeteri pertama

Sebagai pembawah materi pertama adalah dr. Claudia tim Kesehatan dari Puskesmas Twano, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Ia mengatakan bahwa, ada 4 pola hidup sehat bagi para lansia;

1). Lakukan Aktivitas Fisik.

Kita boleh melakukan aktivitas fisik apa saja sebatas yang kita mampuh, misalnya aktivitas kerja bagi lansia di sarankan kerjakan apa saja, mau kerja sebagai sukarelawan atau menjaga anak, atau aktivitas berolah raga, bersepeda atau berjalan kaki kesemuanya itu tidak ada masalah, kita bisa melakukan saja, selama 30 menit sebisa yang dapat kita lakukan, jadi usia senja tidak bisa menjadi alasan untuk kita berhenti berolah raga; kata Claudia.

Lebih lanjut, ” dr.Claudia” menyarankan agar para lansia harus aktif berinteraksi baik itu di dalam rumah maupun di luar rumah, dan menjalin hubungan pertemanan dengan siapa saja sebab dengan banyak teman hidup kita bahagia karena kita saling mendukung satu dengan yang lain selama hal itu dianggap positif.

Pembagian Kostum bagi para Lansia GPI Elim Abepura

2). Makanan Bergizi

Pentingnya makanan bergizi yang harus dipenuhi sebelum masa Lansia sebaiknya mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk mengatur gizi sesuai kebutuhan hidup, dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan Gizi.

Sebab terlalu banyak makanan yang tidak sehat akan mudah menimbulkan banyak penyakit dan disarankan melakukan diet rendah kolesterol, dan menghidari diet lemak jenuh.

3). Melakukan Pemeliharaan Kesehatan Secara Berkala,

Seiring bertambahnya usia, setiap orang akan semakin banyak mengalami masalah pada tubuhnya, salah satunya menumpuknya plak di pembuluh darah (Aterosklerosis) yang dapat menyebabkan arteri menyempit dan mengeras karena adanya penumpukan lemak, kolesterol, kalsium, dan zat lain di dinding arteri, sehingga menghambat aliran darah ke organ-organ vital seperti jantung dan otak, dan tentunya dapat menyebabkan komplikasi serius seperti serangan jantung dan stroke.

itu sebabnya perlu cek kesehatan secara rutin sebelum memasuki usia senja, seperti tes gula darah, kolesterol, dan tekanan darah, dan dianjurkan bagi para lainsia rutin melakukan pemerikaan dua kali dalam setahun.

4). Mengendalikan Stress,

Saat berhenti bekerja, mungkin anda termasuk salah satu orang yang tingkat stressnya tinggi, hal ini sangat berpengaruh pada pola tingkat hidup anda dikemudian hari, oleh sebab itu manfaatkan waktu libur dengan sebaik – baiknya dan diisi dengan berbagai aktivitas yang rilex dan sehat.

Pemateri Kedua

Berlanjut dengan pemateri ke dua yang dibawahkan oleh Ibu. Conny Ahli Gizi dari Petugas Puskesmas Twano, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Ia memaparkan soal pentingnya makanan sehat bagi para lansia, dikatakannya bahwa setiap orang berhak untuk tetap sehat dan produktif di usia lanjut, dan faktor Gizi mempunyai peranan penting dalam mempertahankan kesehatan dan memperlambat datangnya penyakit.

Dikatakannya pula bahwa, masalah yang sering dihadapi para lansia, yang bisa menimbulkan masalah gizi adalah seperti;

  1. Masalah gigi, penyakit gusi, ompong dan gigi palsu yang tidak pas sehingga menimbulkan kesulitan mengunyah makanan seperti daging, buah dan sayur.
  2. Berkurangnya sensitifitas terhadap rasa dan aroma makanan, sehingga usia lanjut cenderung menyukai makanan, terlalu asin dan manis yang tidak baik bagi kesehatan.
  3. Sensitifitas terhadap rasa harus berkurang, sehingga usia lanjut beresiko dehidrasi/kekurangan cairan tubuh.
  4. Obat-obatan tertentu bisa menyebabkan nafsu makan turun dan mual.
  5. Faktor sosial dan ekonomi menyebabkan keterbatasan pada kemampuan membeli makanan bergizi.
  6. Kesendirian dan depresi sering menghingapi usia lanjut,hal ini tentunya menyebabkan lansia malas untuk makan.

Disisi lain, Conny menjabarkan mengenai berbagai makanan yang dianjurak lansia, seperti; bahan makanan segar (Tidak diawet), bahan makan sumber karbohidrat, (Havermout, roti gandum,beras merah,beras tumbuk), bahan makanan sumber protein ( susu rendah lemak, ikan,tempe,tahu), sayur sayuran hijau & orange ( bayam,wortel,labu siam, labu kuning, tomat, sayur hijau dan sayur segar), Buah-buahan ( pepaya,pisang,jeruk, nenas, apel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *