PAPUA1.COM – JAYAPURA – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan siaran pers pada Minggu, 9 Agustus 2026. Dalam siaran pers tersebut dikutip pernyataan dari Komandan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma Batalyon Albu, Mayor Ebarowak Gwijangge, terkait situasi keamanan di Kota Wamena dan sekitarnya.
Dalam pernyataannya, Mayor Ebarowak Gwijangge menyampaikan penolakan terhadap pelaksanaan Upacara HUT RI Ke-81 di wilayah Wamena dan kabupaten lain di Papua. Ia juga meminta warga untuk menghentikan aktivitas di sejumlah ruas Jalan Trans Papua wilayah pegunungan.
Siaran pers tersebut juga memuat 4 poin pernyataan sikap dari TPNPB Kodap III Ndugama Derakma, antara lain terkait pembatasan aktivitas di Jalan Trans Wamena-Nduga, Wamena-Tolikara, Wamena-Lanny Jaya, dan Wamena-Yalimo, serta penolakan perayaan HUT RI di Tanah Papua.
Selain itu, dalam siaran pers juga disebutkan kronologi konflik bersenjata sebelumnya di wilayah Nduga pada tahun 2023 dan pergantian kepemimpinan di Batalyon Albu pada Juni 2026.
Siaran pers tersebut ditandatangani oleh Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, dan pimpinan KOMNAS TPNPB-OPM: Jenderal Goliath Tabuni selaku Panglima Tinggi, Letjen Melkisedek Awom selaku Wakil Panglima, Mayjen Terianus Satto selaku Kepala Staf Umum, dan Mayjen Lekagak Telenggen selaku Komandan Operasi Umum.
Tanggapan Pemerintah Republik Indonesia.
Menanggapi Pernyataan Yang beredar di tengah masyarakat, mendapat Tanggapan Resmi Pihak Pemerintah Republik Indonesia dari Semua Tingkatan dimana. Menghormati Setiap Perbedaan Pendapat dalam Kehidupan Demokrasi, Namun demikian,” Kami Mengecam segala bentuk ancaman, Intimidasi dan Kekerasan Kepada Warga Sipil.Pejabat Pemerintah, Anak Sekolah atau Siapapun, yg hendak merayakan hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia”.
Jaminan Keamanan dan Ketertiban
Pemerintah Provinsi Pegunungan, Bersama Pihak TNI, Polri dan Tokoh Tokoh Adat, Agama, Masyarakat, Perempuan. Menjamin dan Berkomitmen Sepenuhnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kota Wamena Sekitarnya dan juga seluruh Wilayah Provinsi Pegunungan, jelang perayaan HUT RI.
HUT RI Yang Ke : 81.Tetap Dilaksanakan Sesuai Jadwal dan Agenda Peringatan Nasional.Perayaan HUT RI Yang Ke 81 adalah Hak Konstitusional seluruh Warga Negara Republik Indonesia. Tanpa Ada Perbedaan.Terlebih Khusus Masyarakat Yang berada di Seluruh Tanah Papua.
Imbauan Kepada Masyarakat
Kepada Seluruh Warga Masyarakat Pegunungan, khususnya masyarakat kota Wamena dan sekitarnya. Tetap tenang, Jangan mudah terprovokasi dengan Informasih yg belum jelas kebenaran nya.
Aktivitas Dilanjutkan seperti biasa, segera laporkan ke Pihak keamanan segera apabila menemukan hal hal yg mencurigakan. Pihak Pemerintah mengedepankan Dialog, Musyawarah, Semangat Persaudaraan sesama anak bangsa.
Ajakan Dialog Pemerintah
“Pemerintah Papua selalu terbuka dan mengedepankan dialog demi Papua yg damai, maju dan sejahtera. Agar pembangunan di Papua trus berjalan melalui dana otsus, membangun Sarana dan Prasarana Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, Pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kampung Kampung.
Untuk itu kami Sebagai Tokoh Adat dan Masyarakat Pegunungan, mengajak semua lapisan masyarakat untuk mendukung niat baik Pemerintah daerah untuk mencapai kehidupan masyarakat yg lebih baik di semua sektor bidang yg ada.
Tugas Kita Masyarakat Sekarang. Hanya menjaga Kedamaian, Cinta Kasih, Persatuan, bekerja sama membangun desa dan kampung kampung, agar kita terus tumbuh maju dan berkembang, dan tidak ketinggalan dengan Sdr Sdr kita didaerah daerah lain.” Terang Salah Satu Tokoh Adat Pengunungan yg enggan disebutkan namanya, saat dihubungi Media ini, lewat telpon Selulernya.
diimbau juga disampaikan dalam edaran Pemerintah, bahwa masyarakat tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari aparat keamanan setempat demi keselamatan bersama.” Wanyambe”.(Laporan : Andi Askari M /Luis Vicky Ririhena).
















