MIMIKA, PAPUA1.COM – Kepolisian Resor (Polres) Mimika kini resmi dipimpin oleh AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. Perwira menengah Polri yang memiliki pengalaman panjang di Korps Brigade Mobil (Brimob) tersebut dilantik sebagai Kapolres Mimika oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Senin (13/7/2026) sore.
Penunjukan AKBP Alredo Agustinus Rumbiak sebagai Kapolres Mimika menjadi bagian dari penyegaran organisasi di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah. Dengan rekam jejak yang panjang di satuan elite Brimob serta pengalaman bertugas di berbagai wilayah konflik dan operasi kepolisian, kehadirannya diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika yang memiliki posisi strategis di Papua Tengah.
Perwira Brimob dengan Pengalaman 18 Tahun
Sebelum dipercaya memimpin Polres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menjabat sebagai Kapolres Nduga. Selama kariernya di Kepolisian Negara Republik Indonesia, ia dikenal sebagai perwira yang lebih banyak mengabdikan diri di Korps Brigade Mobil (Brimob).
Selama kurang lebih 18 tahun, Alredo mengemban berbagai tugas operasional di lingkungan Brimob. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya sebagai sosok yang disiplin, tangguh, dan terbiasa menghadapi tantangan di lapangan.
Tidak hanya menjalankan tugas di berbagai daerah di Indonesia, Alredo juga beberapa kali mengikuti penugasan di luar negeri. Berbagai pengalaman tersebut memperkaya kemampuan profesionalnya, baik dalam bidang pengamanan, penanganan konflik, maupun operasi kepolisian berskala nasional dan internasional.
Pengalaman panjang di Brimob menjadi modal penting dalam memimpin Polres Mimika yang memiliki tantangan keamanan cukup kompleks, mengingat wilayah ini merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi nasional dengan berbagai aktivitas industri, pertambangan, serta mobilitas masyarakat yang tinggi.
Lulusan Akpol 2007
AKBP Alredo Agustinus Rumbiak merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2007. Sejak menyelesaikan pendidikan kepolisian, ia mengawali perjalanan kariernya di lingkungan Korps Brimob.
Meski baru menjadi personel organik di wilayah Papua pada tahun 2025 ketika dipercaya sebagai Kapolres Nduga, sebenarnya Alredo bukanlah sosok asing bagi Papua. Jauh sebelum penempatan tersebut, ia telah berulang kali menjalani berbagai penugasan operasi di Tanah Papua.
Pengalaman tersebut membuatnya memahami karakter geografis, sosial, budaya, serta dinamika keamanan yang berkembang di berbagai wilayah Papua.
Bekal itu dinilai menjadi salah satu keunggulan dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Mimika, terutama dalam membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat.
Pernah Bertugas di Satgas Nemangkawi dan Operasi Damai Cartenz
Salah satu pengalaman penting AKBP Alredo Agustinus Rumbiak adalah keterlibatannya dalam berbagai operasi kepolisian di Papua.
Ia pernah menjadi bagian dari Satgas Nemangkawi, sebuah satuan tugas yang dibentuk untuk menangani gangguan keamanan di sejumlah wilayah Papua.
Selain itu, ia juga terlibat dalam Operasi Damai Cartenz (ODC), operasi kepolisian yang mengedepankan pendekatan penegakan hukum sekaligus perlindungan terhadap masyarakat sipil.
Melalui berbagai penugasan tersebut, Alredo memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di Papua, termasuk membangun sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat.
Pengalaman operasional yang dimilikinya diharapkan mampu mendukung pelaksanaan tugas sebagai Kapolres Mimika dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara profesional dan humanis.
Mimika Memiliki Tantangan Keamanan yang Beragam
Kabupaten Mimika merupakan salah satu daerah strategis di Provinsi Papua Tengah. Selain menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, Mimika juga memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam.
Aktivitas industri berskala nasional, keberadaan objek vital, serta mobilitas masyarakat dari berbagai daerah menjadikan Mimika memiliki dinamika keamanan yang cukup tinggi.
Karena itu, kepemimpinan seorang Kapolres membutuhkan pengalaman, kemampuan manajerial, serta pendekatan yang mampu mengakomodasi kepentingan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan latar belakang sebagai perwira Brimob dan pengalaman bertugas di sejumlah operasi kepolisian, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
















